Showing posts with label Life. Show all posts
Showing posts with label Life. Show all posts

Tuesday, 30 December 2014

STC on the Web!

السلام عليكم ورحمة الله تعالى وبركاته


Tidak sedar masa berlalu dengan pantas, rasanya baru saja bulan Januari 2014 dan esok tinggal satu hari lagi kita akan meninggalkan tahun 2014 dengan pelbagai peristiwa yang telah berlaku di Malaysia.

Bagi mama sepanjang tahun 2014, banyak juga kenangan manis yang dilalui terutama semasa mencari pengalaman baru ke luar negara bersama keluarga. Sebagai bekas penjawat awam yang telah berkhidmat selama 32 tahun, banyak ilmu dan pengalaman yang dapat mama kongsikan apabila mama dan family menubuhkan Sarisma Training and Consultant pada Bulan Disember tahun 2013. 

Akhirnya, berjaya juga kami menyediakan website syarikat untuk dikongsikan dengan pembaca blog Kasih Sayang Sepanjang Hayat. Bagi sesiapa yang berminat dengan kursus-kursus yang kami tawarkan, bolehlah hubungi kami melalui website, blog atau Facebook kami. InsyaAllah, kursus-kursus kami akan bermula Januari ini. Sebarang pertanyaan dan penyertaan boleh diajukan kepada kami melalui media-media berikut dan jangan segan-silu untuk hubungi kami!

P/s: Berminat untuk menyertai Kursus Pengurusan Stor yang berkesan? Hubungi kami segera!


Website Sarisma Training & Consultant: SARISMA TRAINING
Facebook: Sarisma TC


"Sampaikanlah, walaupun hanya satu ayat"


Sunday, 14 September 2014

Behind The Scene

Assalamualaikum


Selamat Hari Raya Aidilfitri, Selamat Hari Merdeka, Selamat Hari Malaysia...and coming soon... Selamat Hari Raya Aidiladha! Sorry for the long hiatus. Tiba-tiba saja minat nak tulis blog sudah ke laut. Even replying to comments and emails would take so much time. Sincere apologies to the readers and those waiting for the reply. Banyak je travel entry yang delay tapi feeling nak tulis blog tak datang-datang.

Actually, since lama sangat dah tak tulis blog, and overflowing of emails, admin blog saja nak inform siapa owner blog ni ala-ala behind the scene of 'Kasih Sayang Sepanjang Hayat'. Back then, since we were all about travelling, and seeing abundance of travel bloggers, encourage us, one happy family, to create a blog that provide information, tips and tricks to those backpackers and of course, people who loves to travel!

Kadang-kadang, ada certain people finds travellers ni macam sangat annoying sebab sibuk nak share experience la, sibuk nak tayang shopping spree time travel la..tapi, what matters are the content. Bumi Allah ini sangat luas dan rugi kalau kita tak hayati betapa indahnya ciptaan Allah. Kadang-kadang, manusia bila dah rasa berjaya, mula lupa siapa yang permudahkan jalan dan rezeki kita. Sebab itu, dalam setiap rezeki kita ada terselit rezeki orang lain. Bila kita travel, tengok kesusahan orang dan compare dengan apa yang kita ada, InsyaAllah kita mesti lebih appreciate apa yang kita ada.

Bila pergi negara yang lagi mundur, kita nampak betapa beruntungnya hidup kita...but, still, we never satisfied with what we earn. Bila pergi negara membangun, kadang-kadang kita lupa ada yang lagi berkuasa dari kita. Lagi-lagi bila ada negara yang respective citizen terlalu obses dengan pemimpin sampai rasa pemimpin itulah segala-galanya.

Bila orang tanya, kenapa suka travel? Membazir katanya. Tapi, bila merokok tak membazir. Bila shopping tak membazir. Bila selalu tukar gadget tak membazir. Bila jalan-jalan dalam Malaysia tak membazir. Bila lepak-lepak kat mamak sambil shisha tak membazir. So, what makes them different? Rokok bukan keperluan, gadget bukan keperluan, shisha bukan keperluan, and same thing goes to travel. Lets say, you spent RM1k for a trip that tooks you a year to accomplish and compare to a box of cigarettes which costs you RM10 daily, why would people still spent dollars on smoking? All in all, respect other's passion, stop making nonsense excuses and stop pointing fingers.

Back to behind the scene, 'Kasih Sayang Sepanjang Hayat' was named after my mom's favourites saying. Bila baca title pun dah macam lemah-lemah badan sebab kenapalah title terlalu jiwang. Apparently, we want to spread the love and encourage people to enjoy whatever moment with your family. Try making the relationships better and serve your parents as much as possible before its too late. If only, human could turn back time, we would never learn from the past and things will never get better. Allah is the best planner, just have faith and live life to the fullest.

Blog ini ada 2 writer which is me and my mom. Basically, one of us akan reply email or comment from readers. Tapi, kadang-kadang dua-dua pun tak sempat nak reply email. To readers, anda boleh email pu3.lees@gmail.com or sarismasms@gmail.com. Kalau tak boleh lagi, drop a comment or your email here, so nanti bila free boleh kami contact. Nanti kalau drop email kat mama tiba-tiba anak yang reply, no worries okay as long as your email dah dijawab. Before anything, maafkan kami kalau info's dan tips melancong kami tak membantu anda sebab we just share our experiences and knowledge during the trips. Things might be different when you go..well, everything change, right? Macam bila pergi Umrah dan Haji, lain orang lain pengalaman. We can't compare apples to oranges when obviously, it's totally different. Okay, till the next entry, happy reading guys!

To adik-adik yang ambil UPSR, good luck! Don't let the news ruined your day! ;)


'When you sink, keep your spirit high but never let your guard down'


Tuesday, 13 May 2014

Happy Graduation Day!

Assalamualaikum


setiap kehidupan ada putaran
setiap mula ada akhirnya
setiap kisah ada episodnya
setiap episod ada pelakonnya
setiap pelakon ada ragamnya
setiap ragam ada khilafnya
setiap tawa ada tangisnya
setiap benci ada sukanya
setiap hari ada waktunya
setiap masa ada emosinya
setiap emosi ada mangsanya
dan
setiap luka ada parutnya

setiap kejayaan ada kegagalan
setiap masalah ada petunjuknya
setiap kegagalan ada hikmahnya
setiap perjuangan ada cabarannya
setiap takdir ada ketentuannya
setiap sukar ada senangnya
setiap bangun ada jatuhnya
setiap baik ada buruknya
setiap suka ada dukanya
setiap jalan ada buntunya
setiap doa ada berkatnya
dan
berkat itu hanya dari-Nya


Alhamdulillah.
Finally, the graduation is over. Every pain and tears are worth to sacrifice for. There were times when the brain starts to stimulate negative thoughts and breaks me into pieces. Fortunately, I woke up and strove till the end, and yes, I made it. I gained things that I never thought I would experienced during the past few months.

Terima kasih semua :) 
Master's and Degree are completely in two different world. 
You have to fight for your rights and the experiences are totally remarkable.


I thank Allah, family, friends and lecturers for the great life I had.
UiTM, you're always in my heart and I'm proud of it.

Tuesday, 22 April 2014

ATCO: Part 2

Assalamualaikum


Entry ini just nak continue kesinambungan dari cerita ATCO PART 1 di mana bila dah lepas 1st stage, second stage adalah ujian PAC. Ujian PAC ATCO tidaklah sesukar ujian PAC PTD tapi agak berbeza sedikit dengan ujian PAC PTD. Make sure anda bersedia mental dan fizikal sebab bila dah sampai stage ini, possibility untuk anda terpilih adalah tinggi. Time ujian PAC ini lah anda akan jumpa dengan pegawai-pegawai ATCO dan akan melalui beberapa ujian saringan. I went through all the stage and yes, I didn't make it sebab I'm not ready yet. Tanggungjawab nak jadi ATCO ini sangat tinggi dan anda haruslah seorang yang yakin, focus dan positif since tugas yang anda akan galas sangatlah penting dan melibatkan nyawa orang lain. Kalau interested dengan kerjaya ini, anda haruslah fasih dalam berbahasa Inggeris sebab once dah jadi ATCO, anda akan seat for English related exam. One thing that you should know, even though the salaries is trulyyyy awesome, the risk that you have to bear is also high. ATCO adalah antara kerjaya yang menawarkan gaji yang lumayan but bear in mind that, bebanan kerja dan jadual kerja ATCO bukan macam normal office hour tetapi jadual kerja syif - 2 hari kerja dan 2 hari cuti dan seterusnya. As for me, I find it hard to work on shift basis timetable sebab I really need my weekend. So, please think wisely!

PAC stage ini usually akan diadakan di DCA offices seluruh Malaysia. First sekali adalah registration and please don't be late! After dah register, there you go - waiting time. Boring and nervous since you have to wait for your number to be called. First ujian adalah colour blind test. Memang tak susah tapi bagi sesiapa yang ada masalah rabun warna memang susah nak lepas. Ujian ini serupa macam time anda nak ambil ujian memandu. InsyaAllah boleh lepas sebab tak susah mana pun.

After dah settle buat colour blind test, waiting time lagi sekali. Then, you will be asked to perform the pilot-ATCO conversation with all the weird pronunciation and basic English. What makes it hard is when you're not that familiar with the aviation language. Just google it if you want to practice and make yourself knowledgeable with aviation phrases. At this point, be confident and speaks clearly. Do commit minimal mistake and please refrain yourself from stuttering while reading the dialogue. Act fast and response to your partner. Just work in a team, and never over-powered your partner though it is okay to outstand a lil bit over your partner. Once you're done with the dialogue, you'll be given a text to read and understand. Bear in mind that, you need to remember important points from your reading as the panel's questions will be related to the topics given. Topik untuk teks ni selalunya aviation related, macam hijacking, airport or anything that has to do with aviation. And for the questions, kadang-kadang common sense, dan selalunya boleh dapat jawapan from the text given. Focus at your own text sheet sebab you gonna get different text from your partner. Jawab dengan confident, even ayat dalam English kelam kabut till the end. Never give up during the test, especially when you're in the middle of it.

Last stage during PAC adalah group discussion. Choose a topic among your teammates - ini group besar tau, maka persetujuan bersama adalah penting. Once dah pilih topik, speak up your mind together with your teammates. Again, work together sebab you'll be evaluated on that. Never remain silent kalau tak nak markah rendah. Share your knowledge and ideas dengan team sebab at the end of the day, anda ditugaskan untuk present. Kalau anda ada masalah gemuruh dan segan, abaikan saja muka-muka teammate anda sebab kebarangkalian untuk anda berjumpa mereka lagi adalah rendah unless, anda dan teammate anda terpilih untuk jadi ATCO. So, do your best and speak for yourself. Kalau rasa nak support argument team member anda, sangatlah digalakkan tapi please do it ethically. I mean, janganlah provoke or against point dia, kesian team member anda nanti. Lagipun, anda bukan dalam debate competition nak kena oppose and propose. Pay your friends a little respect too. Dah present, selesailah program PAC anda.

Next, kalaulah ATCO memang rezeki anda, insyaAllah anda akan dipanggil untuk last stage iaitu The Interview! Interview ini macam nak interview kerja saja. Yang penting, prepare yourself dengan aviation knowledge in case panel tanya anda aviation related questions. Panel akan terdiri dari seorang wakil DCA dan seorang lagi wakil SPA. Just ready macam nak attend interview kerja - baca pasal DCA, airport, aviation, special event di Malaysia and OH! sila ambil tahu pasal current issue dan perihal Malaysia seperti menteri-menteri di Malaysia.

p/s: Jangan risau jika anda tiada background sains tapi berminat nak kerja ini sebab saya juga pelajar business dan lulus sampai ke stage interview, tapi ATCO mungkin bukan rezeki saya! :)


GOOD LUCK!


Monday, 21 October 2013

Makan Makan

Assalamualaikum


Another random foods on a random days. Alhamdulillah for the rezeki, Ya Allah!

Durian Cake

Bruschetta

Tiramisu

Buah Cinta?

Chocolate Fondue

Lotteria


Wahai orang-orang yang beriman! Makanlah dari benda-benda yang baik (yang halal) yang telah Kami berikan kepada kamu, dan bersyukurlah kepada Allah, jika betul kamu hanya beribadat kepada-Nya.
Al-Baqarah: 172


Thursday, 25 July 2013

Tazkirah Ramadhan

Assalamualaikum


Hari ini sudah lebih 2 week puasa dan banyak tazkirah ramadhan yang ustaz share bersama ketika di masjid. Antara tazkirah ramadhan yang patut kita ambil iktibar:

Sedekah: Hadis oleh Imam Tirmizi dan al-Baihaqi meriwayatkan "Sedekah paling baik adalah bersedekah pada bulan Ramadhan." Ustaz ada pesan time tazkirah, kejarlah harta yang kita boleh bawa bersama bila mati nanti, bukan harta yang kita terpaksa tinggalkan. Banyak mana pon harta di dunia, bukan boleh bawa ke kubur kan? Jadi, amalkan la 3 perkara ni - sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat dan anak yang soleh. Biarlah urusan dunia itu diuruskan oleh tangan kita dan bukan disimpan di hati kita. 

Puasa: Selalu kita dengar, bila bulan puasa, syaitan akan dikurung tapi dalam tazkirah ada cakap yang syaitan itu sentiasa ada. Ustaz cakap "syaitan ni tak kenal maka tak benci". Unik kan? Syaitan itu tak semestinya datang dari luaran, tapi dalaman dan surrounding kita pon boleh jadi 'syaitan'. Maksud ustaz agak mendalam di mana kadang-kadang kawan-kawan kita boleh jadi pengaruh negatif untuk kita di bulan ramadhan. Tapi memang betul. Bila perut dah kenyang dan happy berbuka dengan kawan-kawan, kadang-kadang boleh lupa nak solat maghrib. Solat terawih memang tak lah kan nak buat kalau dah perut kenyang kemain. Kalau kita tak kenal betul-betul siapa syaitan, mesti kita tak benci syaitan. Jadi, kenalilah syaitan itu.

Sabda Rasulullah SAW, "Sesungguhnya syaitan berjalan dalam tubuh manusia sebagaimana perjalanan darah."
Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim

Sabda Rasulullah SAW, "Sesungguhnya di dalam tubuh manusia ada seketul daging, jika baik maka baiklah seluruh tubuhnya, dan jika rosak maka rosaklah seluruh tubuhnya, dan ketahuilah bahawa dialah hati."
Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim

Iblis berkata: "Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahawa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik perbuatan maksiat di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya."
Al-Hijr:39

Sahur: Kadang-kadang nak bangun sahur pon susah. Lepas dah bangun sahur, boleh continue tidur dan sedar-sedar je dah pagi. Tak pasal-pasal dah skip solat Subuh kan. Sahur ni penting untuk bagi tenaga pada kita dan juga nak bezakan agama kita dengan agama lain. Sahur ni lagi bagus kalau dilewatkan menghampiri waktu fajar atau imsak dan menyegerakan berbuka puasa. Wallahua'lam.

Rasulullah SAW bersabda, "Bersahurlah kamu kerana pada sahur itu ada berkat."
Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim, Ahmad, Tirmizi, Nasai dan Ibnu Majah

Nabi bersabda lagi "Perbezaan di antara puasa kami dengan puasa ahli kitab (Yahudi dan Nasrani) ialah adanya makan sahur."
Hadis Riwayat Imam Muslim

Tazkirah yang ini memang antara yang melekat di hati. Salah satu golongan yang dimusuhi Allah ketika di padang mahsyar ialah golongan mereka yang menggaji pekerja tapi apabila kerjanya sudah siap, pekerja itu tidak dibayar gajinya atau gajinya sengaja dilewat-lewatkan walaupun berkemampuan untuk membayarnya. Naudzubillahi min dzalik. Tanpa kita sedar, kadang-kadang mungkin perkara macam ni dekat dengan kita tapi mungkin kita tak sedar. Moga kita dijauhkan dari perkara-perkara macam ni.

Paling menyentuh hati bila Ustaz cakap pasal saat-saat pemergian Nabi Allah - Rasulullah SAW. Ingatlah bahawa mati itu sangat dekat dengan kita, tak pernah jauh. Larilah pelusuk dunia mana pon, tapi kematian itu pasti. Someone quote this, "ramai orang cakap kiamat itu sudah dekat tapi kita tak sedar yang kematian itu lagi dekat dengan kita". Kalau dunia kiamat belum tentu kita dah sedia, apa lagi bila nyawa kita ditarik. Sedarlah bahawa andai diberi peluang mereka untuk bangkit semula dari kubur dan mendapat peluang kedua, sudah pasti semua orang akan bertaubat kerana takutnya dengan azab Allah SWT. Ketahuilah saat-saat kita dijemput Malaikat Maut itulah antara saat-saat getir menghadapi kematian. Ya Allah, sedangkan Nabi Muhammad SAW sendiri merasakan sakitnya ditarik nyawa, apa lagi kita hamba Allah yang selalu alpa dan lupa nak bersyukur. Sedih sangat bila ustaz cerita saat-saat kewafatan Rasulullah SAW. Malaikat maut sendiri minta izin berjumpa Rasulullah SAW tapi kita? Apa yang kita ada? Bacalah SINI untuk mengetahui peristiwa-peristiwa saat kewafatan Rasulullah SAW. Di saat-saat kewafatan Rasulullah SAW, Rasulullah SAW masih mengingati umatnya, tapi apa yang kita buat untuk mengingati Rasulullah SAW? Kita mengaku sebagai umat Nabi Muhammad SAW tapi ada tak kita ikut ajaran dan sunnahnya? Renung-renungkan dan perbanyakkanlah amalan kita. Zikrullah paling mudah untuk kita lakukan ialah "Ya Allah, Ya Allah, Ya Allah" dan perbanyakkan selawat ke atas Nabi Muhammad SAW. Lagi-lagi bila nak masuk sepuluh ramadhan terakhir ni. Tak lama je lagi. Belum tentu lagi kita dapat merasa ramadhan seterusnya. Inilah kisah kewafatan Rasulullah SAW yang diceritakan Ustaz. Keseluruhan kisah boleh refer di SINI. Wallahua'lam.

"Ketika menjelangnya kewafatan Rasulullah SAW, beliau sedang terbaring di tempat tidurnya di dalam rumahnya. Tiba-tiba terdengar seseorang mengucapkan salam. "Bolehkah saya masuk?" dia bertanya kepada Saidatina Fatimah tetapi tidak diizinkan oleh Saidatina Fatimah lalu menutup pintu. Kemudian dia kembali menemani Rasulullah SAW dan baginda bertanya "Siapakah itu wahai anakku?" dan Saidatina Fatimah lalu menjawab dia tidak mengenalinya dan baru pertama kali melihatnya. Lalu, Rasulullah SAW menatap puterinya dan berkata "Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malaikat maut." Saidatina Fatimah lantas menahan tangisnya.

Malaikat maut datang menghampiri, kemudian Rasulullah SAW menanyakan kenapa Jibril tidak ikut bersama menyertainya. Kemudian dipanggillah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia menyambut roh kekasih Allah dan penghulu dunia ini. Rasulullah bertanya, "Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah?" "Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti rohmu dan semua syurga terbuka lebar menanti kedatanganmu." kata Jibril.

Walaupun Jibril berkata demikian, Rasulullah SAW masih penuh kecemasan. "Engkau tidak senang mendengar khabar ini?" tanya Jibril lagi. "Khabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?". "Jangan khuatir wahai Rasulullah, aku mendengar Allah berfirman kepadaku: Kuharamkan syurga bagi sesiapa saja kecuali umat Muhammad telah berada di dalamnya." kata Jibril.

Detik-detik kewafatan Rasulullah SAW, Rasulullah SAW berkata "Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini." Rasulullah SAW berkata lagi, "Tidak sukakah engkau melihatku sehingga kau palingkan wajahmu Jibril?" dan Jibril berkata "Siapakah yang sanggup melihat kekasih Allah direnggut ajal". Kerana sakit dan seksanya menemui ajal, Rasulullah SAW berkata "Ya Allah, dahsyat sungguh sakaratul maut, timpakan saja semua seksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku." Bayangkanlah ketika di dalam kesakitan menghadapi sakaratul maut pon, Nabi Muhammad SAW masih ingat akan umatnya.

Selamat berpuasa dan selamat beramal! Sambil-sambil kita dok shopping barang-barang raya, janganlah lupa pada mereka yang memerlukan dan jangan lupa bayar zakat tau! Jika niat kita baik dan ikhlas, InsyaAllah mendapat ganjaran pahala yang sewajarnya. Please correct me if I'm wrong. :) 


"Dari Ibnu Abbas r.a berkata, Rasulullah SAW bersabda: "Seandainya umatku mengetahui pahala ibadah bulan Ramadhan, nescaya mereka menginginkan agar Ramadhan menjadi setahun penuh." 


Saturday, 1 June 2013

Istanbul Kami Datang: Part 1

السلام عليكم ورحمة الله تعالى وبركاته

يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَى وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ
"Hai manusia, sesungguhnya Kami menjadikan kamu dari seorang laki-laki dan wanita, dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya saling mengenal. Sesungguhnya orang mulia di antara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling bertaqwa. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui Lagi Maha Mengenal."
Surah Al-Hujuraat, 49 (13)


Bertemu semula di perkongsian pengalaman mama, seperti tajuk yang dipaparkan Istanbul Kami Datang, tetapi kali ini hanya berdua sahaja dengan husband tanpa ditemani oleh anak-anak sempena menyambut ulang tahun perkahwinan kami yang menjangkau 30 tahun.   Pemergian kali ini tidak mengambil mana-mana pakej, cuma mama booking satu hari lawatan dengan Karavan Travel di Istanbul melalui internet untuk tempat-tempat yang sukar dilawati dengan pengangkutan awam. Memandangkan mama telah menceritakan pengalaman hampir keseluruhan bandar di Turki di entri yang lepas, kali ini mama akan berkongsi pengalaman di Istanbul saja. Memandangkan lawatan kami ke Turki hanya enam hari sahaja maka kami tidak memerlukan Visa. Jika anda hendak melancong ke Turki tidak melebihi tempoh 90 hari atau 3 bulan, anda tidak memerlukan visa untuk ke sana.

21 Mei 2013

Jam 8.30 malam mama bertolak dari rumah dengan dihantar oleh anak-anak ke KLIA kerana penerbangan ke Istanbul pada jam 00.30 pagi. Sedih juga hati kami kerana berpisah dengan anak-anak kerana selalunya kami pergi sekeluarga tetapi anak-anak semuanya sporting untuk memberi peluang kepada kami kali ini. Mama ke Istanbul dengan menaiki MAS kerana offer yang diberi kepada pemegang Enrich Card untuk menukar point yang terkumpul dengan perjalanan percuma, cuma hanya perlu membayar airport tax sahaja. Memandangkan point yang terkumpul melayakkan mama untuk bercuti ke Istanbul, kami tak lepaskan peluang untuk mengunjungi Istanbul semula. Untuk menyemak mata ganjaran terkumpul bolehlah melayari ENRICH. Di kaunter semasa check-in kami ditawarkan oleh petugas untuk bertukar flight dari MAS ke flight Emirates, transit di Dubai seterusnya menaiki Turkish Airlines ke Istanbul dan dikembalikan semula RM900.00 seorang. Memandangkan kami telah mengambil perkhidmatan transport dari Airport ke Hotel, kami menolak tawaran tersebut walaupun ditawarkan beberapa kali. Penerbangan kali ini mengambil masa 10 jam 30 minit dan kami selamat sampai jam 6.30 pagi waktu Istanbul.

22 Mei 2013

Memandangkan percutian kami kali ini penghujung musim bunga, mama sampai di Istanbul walaupun jam 6.30 pagi cuaca telah terang benderang seperti jam 8.00 pagi. Kami dibawa ke Hotel Balin yang telah dibooking awal melalui Internet. Betullah seperti comment yang mama baca, petugas hotel semuanya helpful dan kami dibenarkan memasuki bilik jam 9.00 pagi walaupun sepatutnya masa check-in jam 2.00 petang. Kedudukan hotel ini sangatlah bersesuaian sekiranya setiap hari kita ingin menjamu mata di Grand Bazar kerana jaraknya hanya 250 meter. Mama sangat bernasib baik dan amat berpuas hati dengan facilities dan kedudukan hotel yang berhampiran dengan Grand Bazar dan tram stesen yang menghubungkan penumpang untuk pergi ke tempat-tempat lain. Sederet dengan hotel kami adalah Hotel Sarajevo dan Hotel  Bergama. Sekiranya ada yang berminat bolehlah melayari laman web terus ke SINI ......



Hotel Balin dan sebelahnya Hotel Bergama



Lobby Hotel

Di sepanjang jalan keluar dari hotel ke Grand Bazaar terdapat juga kedai-kedai yang menjual handbag, baju-baju dan lain-lain, jika tak kuat iman memang boleh habis RM di sini.


Kedai di sepanjang lorong keluar dari Hotel


kedai yang menjual handbag

Lagi clutch

Jam 10.00 pagi bermulalah ekspedisi pertama mama menjelajah Grand Bazaar. Grand Bazaar ini adalah merupakan tempat membeli belah yang mempunyai hampir 4,000 lot-lot kedai yang menjual barangan-barangan pakaian dari kulit, carpet buatan tangan dan sejadah, hiasan-hiasan lampu, tudung, cenderamata seperti key chain, magnet fridege dan lain-lain. Walaupun berada di sini selama 5 hari, kami tidaklah masuk kesemua lorong di dalamnya kerana kebanyakan barang yang dijual adalah sama saja. Kebanyakan dari penjual mengenali kami dari Malaysia dan perkataan yang kerap terkeluar daripada mereka adalah "apa khabar, dari Malaysia, Malaysia bagus" "murah, murah" dan memujuk kami ke dalam dan kesemua peniaga akan offer kami kopi atau epal tea yang diisi dalam gelas kecil untuk tiga kali tegukan saja dah habis. Satu tip yang mama nak kongsi untuk dapat harga yang memang berbaloi, pergilah awal pagi sebab mereka akan cuba menjual kerana mereka percaya jualan pertama adalah pembuka rezeki. Kelakarnya ada juga penjual yang mencium wang yang kita beri jika kita adalah pembeli pertama mereka. Di sini bolehlah menawar harga sehingga ke tahap yang memang memeranjatkan. Contoh sehelai baju sejuk wanita harga yang diletak pada mulanya 300 Euro boleh diturunkan sehingga 400 lira.

Sebelum ke Istanbul mama tidaklah menukar wang Lira, USD atau Euro di Malaysia kerana harga yang agak tinggi iaitu antara RM2.20/2.00 bersamaan dengan 1 Lira. Semasa kunjungan pertama dahulu wang lira mama masih tersimpan dan mama dapati banyak money changer di sekitar Grand Bazaar yang menerima RM Malaysia. Pertukaran di Istanbul adalah RM100 bersamaan dengan Lira 53.00 iaitu RM1.88 bagi 1 Lira. Pengalaman membeli belah disekitar Grand Bazaar ni kadang-kadang melucukan juga kerana mereka berebut-rebut untuk menarik perhatian pelanggan bagi memasuki kedai mereka walaupun tidak membeli apa-apa. Yang tak seronoknya semasa perjalanan pulang ke Hotel kami telah ditangkap oleh penjual-penjual jalanan yang memujuk kami membeli barangan mereka. Disebabkan kasihan kami membelilah barangan dengan niat untuk bersedekah.

23 Mei 2013

Memandangkan penghujung Musim Bunga waktu subuh di Istanbul adalah jam 3.45 pagi dan waktu Syuruk jam 5.40 pagi. Rasanya terlalu panjang waktu siang kerana waktu Maghribnya jam 8.30 malam dan satu perkara yang tidak mengembirakan kami kerana  tiada tanda Qiblat di hotel yang kami duduki. Selepas breakfast di hotel yang bermula jam 8.00 hingga 10.00 pagi mama memulakan ekspedisi ke dua iaitu mencari Spice Bazaar atau dikenali juga sebagai Egyptian Bazaar. Staf-staf hotel yang sedia membantu menyuruh kami menaiki tram dari Benyazit (terlalu dekat dengan Balin Hotel) dan turun di stesen Eminonu.  Stesen tram ini samalah seperti stesen komuter di Malaysia dan tiket yang dikenakan adalah sebanyak 3 Lira tidak kira sama ada perjalanan jauh atau dekat yang pasti bila keluar dari stesen untuk ke satu stesen lain kenalah bayar semula 3 lira. Bagusnya tram di sini waktu hari bekerja sebelah pagi dan petang kita tidak perlu menunggu lama kerana setiap 5 minit akan ada tram yang lain. 



Laluan Tram


Stesen Tram Beyazit menuju ke Eminonu

Keadaan Stesen tram di Beyazit

Untuk mencari Spice Bazaar ini tidaklah sukar, kita boleh naik di mana-mana stesen tram tetapi yang penting mesti turun di stesen tram Eminonu dan sekiranya tidak pasti bolehlah bertanya petugas disitu. Sebelum sampai ke Bazaar ini kami melalui dulu Masjid Eminonu yang dibina pada tahun 1597. Spice Bazaar atau dikenali juga dengan nama Egyptian Bazaar yang dibina pada tahun 1664 dan di dalamnya terdapat lot-lot kedai  cuma jumlahnya tidaklah terlalu banyak seperti di Grand Bazaar. Dari segi harga di sini lebih murah berbanding dengan harga di Grand Bazaar. Di sebelah luar bangunan Bazaar juga terdapat pasar terbuka. Bazaar ini menjual rempah, buah-buahan kering, kacang, keju, dan yang paling banyak adalah Lokum (Turkey Delight). Bazaar ini dibuka 7 hari seminggu dan pada musim panas ini dapatlah mama membeli strawberry dan buah ceri dengan harga yang sangat murah iaitu 12 Lira sekilogram.

Jika rajin bolehlah juga berjalan di lorong Hasırcılar Caddesi iaitu jalan belakang yang agak sempit dari Bazaar yang menjual pelbagai rempah, makanan ringan dan peralatan rumah.



Masjid Eminonu bersebelahan dengan Spice Bazaar


Spice Bazaar


barangan cenderamata

kedai yang menjual kacang dan rempah-rempah


Pelbagai tea


Manisan yang dipanggil Lokum (Turkey Delight )


Buah-buahan yang terlalu murah harganya

Di lorong belakang dan kanan Spice Bazaar

Kami menunggu hingga waktu solat Zohor untuk menunaikan solat di Masjid Eminonu ni. Di Istanbul ni terdapat ribuan masjid yang dibina semasa zaman Kesultanan Ottomaniah dan reka bentuknya adalah hampir sama antara satu dengan yang lain. Di setengah-setengah tempat jarak masjid tidak sampai satu kilometer. Terasa sangat sedih bila mengingatkan betapa gemilangnya Islam semasa zaman Uthmaniyyah tetapi bertukar setelah diambil oleh Mustafa Kamal Ataturk. Apabila azan berkumandang hanya segelintir sahaja yang menunaikan solat.    



Bersolat di Masjid Eminonu



Bersambung di entry seterusnya .......

Saturday, 25 May 2013

Bersujud di Tanah Haram: Part 2


السلام عليكم ورحمة الله تعالى وبركاته


الْعُمْرَةُ إِلَى الْعُمْرَةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُمَا وَالْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلَّا الْجَنَّةُ

Maksudnya "Antara satu umrah ke satu umrah yang lain menghapuskan dosa di antara keduanya, dan haji yang mabrur tidak ada ganjaran baginya melainkan syurga."
(Riwayat al Bukhari dan Muslim)

28 April  hingga 2 Mei 2013

Apabila kita berada di Tanah suci ini terutama dapat beribadah di Masjidil Haram ambillah peluang untuk banyak menunaikan solat sendiri. Bagi mama inilah peluang untuk kita melakukan sebanyak mana yang terdaya melakukan solat dhuha, tahajud, solat Taubat dan Hajat serta membaca Al-Quran. Selain daripada menjalankan ibadah, jemaah juga telah dibawa melawat sekitar bandar Mekah seperti Jabal Thur, Padang Arafah, Mina, dan Jabal Nur. Jemaah kami beruntung dapat Mutawif yang rajin mengadakan Jalan - Jalan Tambah Iman dan membawa kami di sebelah malam melawat tempat-tempat bersejarah di sekitar Masjidil Haram. Dari pemerhatian mama yang tidak akan terdapat di mana-mana negara pun, semua pekerja-pekerja dan peniaga akan menutup kedai apabila masuk waktu solat dan menyatakan solat, solat jika kita memasuki kedai mereka. Pada hari Jumaat sebelum pulang ke Malaysia, mama dan keluarga yang perempuan sempat bersolat Jumaat, walaupun tidak dapat memasuki masjid kerana jam 11.00 pagi masjid sudah dipenuhi dengan jemaah, kami bersolat di ruang hotel. Memang beginilah keadaan di Masjidil Haram dan juga Masjid Nabawi ketika solat Jumaat. Memang disarankan untuk pergi ke masjid 2 jam lebih awal supaya dapat bersolat dengan selesa di dalam masjid. Apabila imam yang membaca Khutbah Jumaat tersebut sebak dan menangis, mama juga turut mengalirkan air mata walaupun tidak memahami sepenuhnya penyampaian khutbah tersebut. Kalau di Malaysia, jika perempuan mengikuti solat Jumaat adalah perkara yang janggal, tetapi jika di Mekah dan Madinah, ianya adalah perkara biasa.

3 Mei 2013

Hari ini terjadilah satu peristiwa yang tidak dapat dijangka oleh mama sekeluarga. Seorang dari jemaah umrah kami telah berjumpa dengan suami untuk meminang anak perempuan mama. Apabila difikirkan semula adakah Allah menduga kami dengan permintaan tersebut. Sememangnya setiap kali selesai solat terutama di depan Kaabah sebagai ibu, mama memohon kepada Nya supaya anak-anak mama diberi isteri yang solehah dan suami yang soleh agar dapat membimbing anak2 mama ke jalan yang diredhai Allah. Walau bagaimana pun disebabkan beberapa faktor yang tertentu kami sekeluarga menolak dengan baik permintaan itu. Memang benarlah orang cakap, bila berada di Tanah Suci, pelbagai dugaan yang tidak dijangka boleh berlaku. Maka, sentiasalah beristiqamah dalam melakukan ibadat dan memohon kepadaNya agar dipermudahkan segala urusan.

4 Mei 2013

Hari ni adalah hari terakhir kami di kota Mekah, terasa terlalu cepat masa beredar. Selepas melakukan tawaf Wida kami pun berangkat ke Jeddah. Apabila sampai di Jeddah, kami dibawa menuju ke Masjid Qisas di mana nama masjid itu diberi sempena pelaksanaan qisas yang diadakan bersebelahan dengan Masjid Qisas. Upacara qisas di sini diadakan di khalayak ramai dan kalau tak silap, pada setiap selepas solat Jumaat. Itupun jika ada pesalah untuk hukuman hudud dan qisas. Berderet ambulans akan ready sepanjang pelaksanaan hukuman. Selepas ke Masjid Qisas, kami menuju ke Masjid Terapung atau Masjid al Rahmah untuk bersolat. Jeddah juga bermaksud nenek dalam bahasa Arab merujuk kepada Hawa, pasangan kepada Nabi Adam A.S dan jika anda ada kelapangan, bolehlah menziarahi makam Hawa di Jeddah. Terima kasih yang tidak terhingga kepada Ustaz Hasibuan Al Mandiry yang sudi membimbing kami dan pendengar setia kepada cerita kami sepanjang berada di Tanah Suci......

5 Mei 2013

Alhamdulillah mama selamat sampai ke Malaysia dan dengan penuh harapan agar Allah kembalikan mama ke Baitullah ini lagi bagi menunaikan ibadah umrah dan untuk anak-anak ibadah Haji pula. Insya-Allah. Coretan di Tanah Suci ini hanya sekadar berkongsi pengalaman kerana setiap mereka yang mengerjakan umrah menggunakan khidmat agent memang akan mengikuti aktiviti ziarah luar dan dalaman di Mekah dan Madinah.


Jabal Thur - di puncak tertinggi itulah lokasi gua thur dan memerlukan 2 jam pendakian serta 2 jam menuruni jabal thur

Melawat ladang unta

Mina - Di belakang ialah bangunan untuk melontar jamrah

Kalau anda nampak garis kuning itu ialah sempadan Padang Arafah

Sewaktu Solat Jumaat di kawasan hotel berhampiran kerana Masjidil Haram sudah terlalu sesak. Jangan terkejut andai anda melihat mereka bersolat di sini kerana sudah menjadi kebiasaan mereka.

Selepas tamat Solat Jumaat, gambar diambil dari hotel berhampiran Masjidil Haram

Sebelum masuk waktu solat fardhu

Keadaan di luar Masjidil Haram

Banyak sangat construction di Kota Mekah


Perpustakaan Mekah @ Tapak rumah Nabi Muhammad S.A.W dilahirkan

Level atas sekali yang hanya dibuka untuk lelaki

Level paling atas

Lambaian Kaabah

Masjid Terapung Jeddah

Dari Ibnu Umar r.a berkata, Rasulullah SAW bersabda, "Hendaklah orang yang menyaksikan di antara kalian menyampaikan kepada orang yang tidak hadir dari kalian."
Hadis Riwayat Ibnu Majah

Friday, 24 May 2013

Bersujud di Tanah Haram: Part 1


السلام عليكم ورحمة الله تعالى وبركاته


Diriwayatkan dari Rasulullah S.A.W, bahawa baginda bersabda yang berbunyi:

"Barangsiapa yang dibukakan untuknya pintu kebaikan, maka hendaklah ia mencapainya, kerana sesungguhnya ia tidak mengetahui bila pintu itu akan tertutup baginya."
                                                                                                              (Hadis Marfu')

Alhamdulillah, mama masih diberi kesempatan oleh Allah untuk berkongsi sedikit pengalaman yang dikurniakan oleh-Nya. Semuanya atas perancangan Allah yang Maha mendengar dan Maha memperkenankan doa hamba-hambanya yang sentiasa memohon kepadaNya. Oleh itu sekiranya terasa di hati dan jiwa untuk mengerjakan Haji atau Umrah berdoalah sepenuh hati dan berbaik sangka dengan Allah kerana Allah akan mengabulkan doa hamba-Nya. Pada 24 April 2013 hingga 5 May 2013, mama dan anak-anak diberi lagi peluang oleh Allah menjadi tetamu-Nya untuk mengerjakan Umrah. Terkabul doa mama semasa tawaf wida tahun lepas (2012) supaya mama dan anak-anak dapat menunaikan umrah pada tahun ini. Dengan syarikat yang sama iaitu Fayrooz Travel mama seramai 8 orang ahli keluarga mendaftar di saat akhir hanya lebih kurang 4 minggu sebelum tarikh penerbangan, memang Allah mempermudahkan kami.

24 April 2013

Mama dan ahli rombongan seramai 25 orang berkumpul di KLIA pada jam 11.00 pagi. Pemergian tahun ini selain dari mama, suami dan anak-anak dituruti juga oleh ibu, adik dan kakak ipar mama. Perjalanan dengan Malaysia Airlines mengambil masa hampir 9 jam dan selamat sampai di Jeddah Airport pukul 10.00 malam. Dugaan pertama mama kali ini disebabkan mama membawa wheel chair untuk ibu, mama dan anak lelaki dihantar ke Jeddah International Airport sedangkan ahli rombongan lain di kumpulkan di terminal haji. Hampir 2 jam kami terpisah yang menyebabkan sebilangan ahli rombongan, merasa kurang senang atas kejadian ini.

Kami kemudiannya bertolak ke Madinah dengan menaiki bas dengan bimbingan Ustaz Muhri sebagai Mutawif kami dan seperti biasa apabila perjalanan yang memakan masa hampir 5 jam, kami akan berhenti untuk rehat dan makan malam di sebuah restoran yang telah disediakan oleh travel. Kami makan nasi briyani arab dalam dulang besar yang dikongsi seramai 4 orang dan yang lucunya di Malaysia mama dan anak-anak tak makan ikan darat tapi kali ni habis licin satu dulang. Memasuki kota Madinah kami dipimpin doa oleh ustaz yang bermaksud "Wahai Allah, Tuhanku, negeri ini adalah tanah haram Rasul Muhamad  S.A.W, maka jadikan lah ia penjaga bagiku dari neraka, aman dari seksa dan penghisaban yang buruk di hari kemudian." Kami sampai di Madinah seiring dengan berkumandangnya azan subuh.

Di Madinah, kami menetap di Hotel Mukhtara International dan jarak antara hotel ke Masjid Nabawi adalah lebih kurang 200 meter. Agak selesa bagi mama sekeluarga kerana jarak yang tidak terlalu jauh memandangkan kesihatan dan faktor umur kadang-kadang membataskan pergerakan kami. Alhamdulillah, mama dan keluarga dipermudahkan dan diberi kekuatan sepanjang berada di Tanah Suci.

25 April 2013.

Sebelah pagi jemaah semua dibawa ke Masjid Nabawi untuk menziarahi Makam Rasul, para sahabat, Raudhah dan perkuburan Baqi' yang menempatkan makam Saidina Uthman, kebanyakan dari isteri-isteri nabi, putera-puteri Rasulullah S.A.W dan para sahabat. Bagi jemaah wanita pula kami tidaklah terus ke Makam Nabi kerana jadual untuk kami dibuat jam 9.00 malam dan jemaah wanita juga tidak dibenarkan memasuki perkuburan Baqi' tersebut. Mama nak ceritakan pengalaman untuk menziarahi makam Nabi ini bukanlah suatu yang mudah kerana semua jemaah di seluruh dunia yang menziarahi Madinah semuanya akan mempunyai tujuan yang sama selain bersolat di Masjid Nabawi mesti akan mengunjungi makam Nabi Muhamad S.A.W. Kebiasaannya jemaah perempuan akan diasingkan ikut negara-negara dan bagi jemaah Malaysia akan dikumpulkan bersama jemaah Asia dari Singapura, Brunei, Indonesia dan Thailand. Masa yang diberi bagi setiap jemaah semasa di Makam dan mengerjakan solat sunat di Raudhah adalah lebih kurang 10 minit sahaja atau mungkin lebih sekejap. Janganlah kita nak marah sekiranya masa kita sujud dilangkah atau dilanggar kepala kita oleh jemaah lain. Mama tak dapat nak ceritakan betapa sayunya semasa menziarahi makam Nabi S.A.W memang tanpa dipaksa akan keluarlah air mata kita mengenangkan segala kesukaran yang dihadapi oleh beliau dalam menyiarkan Islam sehingga dimakamkan jauh dari tanah kelahirannya di Mekah. Banyaklah berselawat ke atas junjungan Nabi Muhamad S.A.W di mana saja kita berada.  

Perkuburan Baqi adalah tempat yang harus jemaah lawati untuk kita mengenang kembali perjuangan sahabat-sahabat Nabi. Betapa beruntungnya mereka yang meninggal dan dikebumikan di Perkuburan Baqi. Rasulullah SAW bersabda, "Aku adalah orang pertama yang keluar daripada Bumi (ketika hari kebangkitan), kemudian Abu Bakar, kemudian Umar, kemudian giliran penghuni Baqi' yang akan berhimpun bersamaku. Kemudian aku menunggu penduduk Mekah sehingga penuh di antara dua Masjidil Haram". Nak tahu bagaimana pengkebumian dijalankan di Perkuburan Baqi', bolehlah pergi ke sini. Kadang-kadang terdetik di hati, beruntungnya lelaki dapat masuk ke Perkuburan Baqi. Jemaah wanita tidak dibenarkan melawat Perkuburan Baqi, mungkin anda boleh mengagak sebabnya. Apapun, yang penting, doa dan salam yang kita sampaikan kepada ahli-ahli kubur di Perkuburan Baqi. Keadaan kuburan di sini tidak sama dengan kuburan di Malaysia. Kuburnya hanya diletakkan batu sebagai tanda tanpa ada nama supaya tiada aktiviti-aktiviti bidaah dijalankan. Jika nak mengetahui lebih lanjut mengenai makam-makam di Perkuburan Baqi', sila baca di sini.

26 April 2013.

Seperti biasa selepas solat subuh, aktiviti seterusnya jemaah akan dibawa menziarahi tempat bersejarah di sekitar Kota Madinah, antara tempat yang dilawati adalah Lapangan Perang Uhud atau Jabal Uhud, Masjid Qiblatain atau masjid dua qiblat di mana Nabi Muhammad S.A.W mendapat wahyu untuk menukar arah qiblat dari menghadap ke Masjidil Aqsa ke Masjidil Haram, Masjid Quba' (yang merupakan masjid pertama yang dibina oleh Rasulullah S.A.W setelah berhijrah dari Mekah ke Madinah) dan Masjid Tujuh. Biasanya jika berada di Madinah jemaah akan dibawa ke ladang kurma untuk membeli buah kurma dan product dari kurma. Jika nak beli Kurma Ajwa, belilah di Madinah kerana lebih murah dan banyak pilihan berbanding di Mekah. Setelah beberapa kali mama ke tanah suci ini, pada mama harga di ladang kurma tidaklah murah sangat.  Jika kita rajin berjalan, banyak kedai-kedai di hotel-hotel yang menjual product kurma dengan harga yang lebih murah. Hari ni merupakan hari Jumaat dan mama sekeluarga begitu teruja kerana dapat menunaikan solat Jumaat pertama di Masjid Nabawi yang tidak dapat dilaksanakan di Malaysia.

Jabal Uhud ni adalah bukit yang dijanjikan di Syurga dan tempat terjadinya Perang Uhud. Ya Allah, memang luas Jabal Uhud ni. Bayangkan bagaimana Perang Uhud terjadi, bayangkan betapa ramainya yang terkorban di medan Jabal Uhud. Dari Anas bin Malik r.a, Rasulullah bersabda, "Sesungguhnya Uhud adalah satu gunung yang mencintai kami dan kami juga mencintainya". Sebuah riwayat juga ada menceritakan, Rasulullah S.A.W pernah mendaki puncak Uhud bersama Saidina Abu Bakar r.a, Saidina Umar r.a dan Saidina Usman r.a. Setelah berada di puncak, terasa Jabal Uhud bergegar. Rasulullah kemudiannya menghentakkan kakinya dan bersabda, "Tenanglah kamu Uhud. Di atasmu sekarang adalah Rasulullah dan orang yang selalu membenarkannya dan dua orang yang akan mati syahid". Dan Uhud berhenti bergegar kerana tanda kecintaan dan kegembiraan Uhud menyambut Rasulullah S.A.W.

Masjid Nabawi

Jabal Uhud

Perkuburan Baqi'

Nampak tak kepulan awan tu?

Gambar terakhir sewaktu kami menziarahi Masjid Nabawi buat pertama kali dan anda nampak tak apa yang kami nampak? :)

27 April 2013

Hari ni merupakan hari terakhir di kota Madinah dan mama sekeluarga akan mengucapkan selamat tinggal kepada baginda S.A.W dan seperti biasa mama akan berdoa ini bukanlah kali terakhir mama menziarahinya. Insya-Allah jika dipanjangkan umur, kesihatan yang mengizinkan dan ada rezeki mama akan datang lagi ke sini. Jemaah semua berangkat ke Mekah untuk menunaikan Umrah dan semua jemaah berhenti di Bir Ali untuk bermiqat dan berniat umrah. Bermulalah pantang larang dalam ihram dan kami semua bertalbiah di dalam bas menyambut panggilanMu Ya Allah. Kami meneruskan perjalanan dan berhenti di satu tempat (mama terlupa nama tempatnya) untuk bersolat dan makan malam. Apa yang terkilan sangat di hati mama kerana keadaan tandas dan tempat wudhu yang kotor, terfikir juga mama Islam amat mementingkan kebersihan tetapi kenapa umatnya tidak mempunyai sifat tersebut. Jika disediakan berus dan sabun pencuci sanggup mama membersihkan tandas yang hendak masuk buang air pun kena fikir 10 kali  kecuali jika terlalu terdesak.

Kami sampai di Kota Mekah hampir jam 10.00 malam, dan Ustaz Muhri, Mutawif kami membaca doa ketika memasuki ke Tanah Haram Mekah yang bermaksud  "Ya Allah Tanah Haram ini Tanah HaramMu dan Negeri ini Negeri Mu dan keamanan ini keamananMu maka haramkanlah aku daripada api neraka dan amankan aku di hari Engkau membangikitkan hamba-hambaMu".

Hampir jam 11.00 malam mama dan jemaah yang lain mula keluar dari hotel menuju ke Masjidil Haram untuk menunaikan ibadah Umrah. Apabila memasuki ke dalam Masjid menuju ke Kaabah, satu perasaan yang tidak dapat digambar dan diperincikan hanya insan yang dapat melihat dengan pandangan mata dan hati saja yang dapat merasai apa yang mama rasa. Walaupun telah menziarahinya beberapa kali,  yang pertama sekali mesti terasa terlalu kerdilnya kita sebagai insan yang sentiasa dipenuhi dengan dosa. Mutawif kami, Ustaz Muhri membimbing semua jemaah memulai dengan rukun tawaf sebanyak tujuh pusingan, menunaikan solat sunat tawaf di belakang Makam Ibrahim, minum air zam-zam, melakukan rukun Sa'i dari bukit Safa dan tamat di bukit Marwah sebanyak 7 kali dan akhirnya bertahallul sekurang-kurangnya menggunting 7 helai rambut. Mama amat bersyukur walaupun kurang sihat masih diberi kekuatan oleh Allah sehingga selesai menunaikan ibadah ni. Yang paling mama terkesan sekali apabila melakukan rukun Sa'i di mana tergambar bagaimana sukarnya Siti Hajar mencari air bagi anaknya Nabi Ismail a.s yang menangis kelaparan kerana tiada air dan makanan. Dengan keadaan muka bumi yang berpasir, di bawah panas terik matahari berlari-berlari mencari air untuk anaknya sebanyak 7 kali dari Bukit Safa ke Bukit Marwah yang jaraknya kira-kira lima ratus meter, itulah perasaan sayang seorang ibu kepada anaknya.  Keadaan begitu tidak dapat kita rasakan lagi sekarang kerana laluan tersebut telah dipasang tile yang cantik dan dipasang penghawa dingin untuk keselesaan jemaah. Keadaan di Masjidil Haram ni sentiasa ada perubahan. Malah, dengan jangka masa setahun pun sudah banyak perubahan yang berlaku di Masjidil Haram. Bagi mereka yang pernah menjadi Tetamu-Nya suatu masa dahulu, mungkin akan rindu dengan suasana di Mekah yang memang amat berlainan kini. 


Masjidil Haram

Bersambung ke hari-hari berikutnya.........

Review: Adina Apartment Hotel Melbourne

Assalamualaikum! Just a short and simple review after long silence. Cleanliness: Since we took an apartment with kitchen facilit...